Saturday, October 31, 2009

I TOTALLY GOT A CRUSH ON THIS ADORABLE KID! ♥


 
 
 




 
 

Suri Cruise, how could you be this cute?
I melt inside when I see your smile, sweety!

Monday, October 26, 2009

I'm Missing Too Many Things

No wonder why there are a lot people who want to go back into their past, because me-self also really want it. Nyesek rasanya kalo keinget masa lalu, terutama masa-masa kelas 7 ama kelas 8 gue yang ceraaaaaaaaaaaaaaaaah banget! Beda jauh sama sekarang, yang bikin tiap hari gue bawaannya jadi bad mood mulu. Dan ternyata bukan cuma gue doang yang ngerasa kayak gitu.
Kelas 9. Ini tahun kelulusan gue dan gue pingin masa SMP gue jadi masa yang berkesan dengan kelas 9 yang bahagia. Gue butuh banyak ketawa, bukan belajar melulu. Gue butuh temen sekelas yang solid, bukan yang selalu nyolot tanpa tahu tempat, waktu, dan situasi. Gue butuh temen yang nggak pilih-pilih dalam bergaul, yang nggak milih temen berdasarkan anak gaul atau bukan. Gue butuh temen yang setia, yang nggak ninggalin gue dan nggak ganti-ganti sahabat tiap tahun pelajaran baru apalagi pake meninggalkan sahabat lama, yang ga ngedeketin gue cuma kalo lagi butuh doang. Gue butuh suasana belajar yang ceria, bukannya yang malah bikin gue jadi makin tertekan dari hari ke hari. Gue butuh temen-temen sekelas yang bisa ngocol, bukan yang individualisme. Dan terutama gue butuh NADIRA RACHMIANTI HARTANTO. Lo mesti tau Nad, banyak banget masalah sejak lo pergi. Gue nggak sanggup Nad, gue nggak sanggup........................................................ (eyak cocoknya yang kayak begini sambil nangis di depan kuburan sambil meluk-meluk nisan yee. Wkwk) Tapi sumpah deh gue ga sabar Nad nunggu tanggal 31 Oktober. Udah nanti kita bakal jalan sama lo, ditraktir pula! Kurang nikmat apa coba dunia (pada hari itu)? Wuikikiw.
Hmmmmh sejujurnya gue amat sangat menyesal, kenapa waktu itu gue dituker kelasnya sama Adyz. Dari yang harusnya di 9C jadi masuk ke 9A. Padahal ya kalo gue jadi di 9C gue bakal sekelas 3 taun berturut-turut sama Kevin Anis Ardan Kezia Reza Adhika Ais. Sementara di 9A??? Satu-satunya anak yang sekelas 3 taun berturut-turut sama gue cuman Reyhan! Jujur gue sangat menyesal.
Di 9A ini juga nyaris nggak ada anak yang bisa bikin gue ngakak sampe jempalitan seperti layaknya Chosy Ivar Ozan di 8C dulu. Sebagian besar anaknya gila belajar, sebagian lagi pilih-pilih temen, dan sebagian lagi nyolot tak terkira tanpa maksud bercanda. Ada juga yang gila mencontek dan akan terus memaki apabila yang diconteknya tidak mau memberikan apa yang dia inginkan. Oh friend, what an asshole boy you are.
Oya dan satu lagi............................ di kelas 9 ini tag-an foto gue di Facebook jadi turun drastis gara-gara gue kagak sekelas ama Ninis Ozan. Ugh they're such approriate answers if you ask how to increase your photos ini Facebook fast!
Sekarang kalo lagi di kelas, gue cuma bisa ngerasa seneng kalo mojok di belakang sama Bella Tahta Ferbian dan terkadang Dea. Mereka asik dan nyambung sama gue, baik itu dalam hal ngobrol, ngocol, ataupun nyolot-nyolotan.
But however, I'm still missing these moments.



THE WHOLE INHABITANTS OF PEACE


abis main kartu babi (dan TEBAK SIAPA YANG NGGAK PERNAH KALAH -> jelas bukan gue)




 
pas classmeeting semester satu


hihi everybody loves meeee :)




 
mengocol seisi perpus
 



 
Bentuk kreatifitas mereka dalam mengisi pelajaran kosong



Di balik layar sebelum membaca puisi buat B. Indo



Kabel-kabel dan laptop-laptop inilah yang membuat Al-Azhar 8 JHS jadi juara 3 lomba B. Indonesia
 

Dan berikut adalah saat-saat olahraga yang selalu dijadikan ajang narsiss para kaum hawa....
 




Buber di Simpur yang terasa begitu kilat! (tapi ga pake geledek -,-')




 
With Garin (biru), yang selalu bilang kalo dia rindu ngamuk ke gue


And the thing that I miss the most from 8C, NADIRAAAAAAAAAAA!



wuakakaka love you too Nad ♥



 
Mesum? Selalu

8C, YOU REALLY REALLY MAKE ME WANNA GO BACK TO THE PAST!!!

Saturday, October 24, 2009

Yang Lebih Baik? Yang Lebih Brengsek Banyak

Apa yang kurang dari dia?
Pernah saya menemukan yang lebih baik daripada dia?

Pernah keluar kata-kata yang tidak sepatutnya dari mulut dia, baik untuk kawannya ataupun untuk saya sendiri seperti remaja laki-laki lain pada umumnya?
Tidak.

Pernah dia menuntut saya dengan segala kemauan dia yang buat saya tersiksa?
Tidak.

Pernah dia membiarkan saya merasa jatuh terpuruk dan ditinggalkan?
Tidak.

Pernah dia memaksakan egonya terhadap saya demi keinginannya semata?
Tidak.

Pernah dia berkata kalau dia jenuh dengan saya karena jarang ada kesempatan untuk saling komunikasi satu sama lain?
Tidak.

Pernah dia mengekang saya dari teman-teman lawan jenis saya yang lainnya?
Tidak.

Pernah dia bersikap tak acuh saat saya sedang  menangis dan merasa seperti orang yang paling menderita di dunia ini?
Tidak.

Pernah dia berhenti bersabar ketika saya menjadikan dia sebagai tempat pelampiasan kemarahan saya yang sesungguhnya sama sekali bukan diakibatkan oleh dia?
Tidak.


Pernah dia balas menyakiti saya setiap kali saya sedang buat dia sakit?
Tidak.

Pernah dia bilang kalau dia berhenti menyayangi saya?
Tidak.

Apakah dia menghibur dan memberi solusi untuk saya setiap kali saya dilanda masalah?
Ya.

Apakah dia bersikap maklum setiap HP saya disita yang sebenarnya bukan merupakan kemauan saya?
Ya.

Apakah dia sering mengalah demi meladeni keegoisan saya?
Ya.

Apakah dia selalu berusaha menyenangkan saya dan menjaga perasaan saya agar tidak kecewa akan dirinya?
Ya, selalu.

Apa dia benar-benar tulus mencintai saya?
Saya harap ya.

Kalau begitu seharusnya saya bersyukur karena saya punya dia. Karena dia selalu ada di sisi saya. Karena dia selalu berusaha untuk ada buat saya, walaupun ada jarak di antara kita yang sebetulnya tidak terlampau jauh, namun sungguh sukar bagi kita untuk saling mengontak satu sama lain.
Tapi sayangnya............ saya tidaklah pantas untuk dia. Saya hina jika dibandingkan dengan dia. Dia pantas mendapatkan yang jauh lebih baik daripada saya, yang jauh lebih memiliki hati daripada saya.

A Lot Harder Than You Think

GAME RULES: Using only song names from ONE ARTIST, cleverly answer these questions. Try not to repeat a song title. It's a lot harder than you think.


Pick Your Artist :
Boys Like Girls

Are you male or female?
Hero/Heroine

Describe yourself :
Real Thing

How do you feel about yourself?
I Told You So

Describe where you currently live :
On Top of The World

Your favorite form of transportation :
Thunder

Your best friend is :
Someone Like You

Your favorite color is :
If You Could See Me Now -> coba lo lagi liat warna baju gue sekarang maksudnya

Favorite time of day :
Holiday

If your life was a TV show, what would it be called?
Me, You, and My Medication

What is life to you?
The Great Escape

What time is it?
Five Minutes to Midnight

What is the best advice you have to give?
She's Got A Boyfriend Now (hyakaka buat yang masih ngarepin cewek yang udah punya pacar)

If you could change your name, what would it be?
Free

Your favorite food is :
Chemicals Collide

Thought for the Day :
Heart Heart Heartbreak

How you would like to die :
Kill Me in A Record Shop

Your soul's present condition :
Broken Man

My favorite quotes :
Two is Better Than One

Wow it's so much more complicated than you think. Needs such a long time to finish it, specially if you're weak in thinking (baca : LEMOT)
Just copy it as much as you want! I pass it free for everybody. Just for making you busy and forgetting your problems for a while like what I'm doing right now :)

Thursday, October 22, 2009

Siapa yang Lebih Pantas untuk Malu?

Ini semua gara-gara try out Bahasa Indonesia hari ini, yang membuat anak-anak Beglano (eh jadi ini kaga sih nama angkatan kita?) jadi pada pulang jam setengah 5, dari jadwal biasa yang seharusnya "cuma" sampe jam setengah 3. Dan parahnya, ini terus berlaku pada setiap hari Kamis selama kelas 9! Ow em jeeeeehh lu kira gue Miss Incredible tiap Kamis harus sekolah, try out, terus biola ampe magrib???
Auwkeyh back to the main topic. Jadi gue mau ngebahas pengalaman gue di TU tadi pas pulang sekolah yang amat erat kaitannya dengan kemaluan.
Hei, janganlah berpikir cabul dulu, kawan. Maksud gue, "kemaluan" itu adalah "perasaan malu" yang tadi gue rasakan.

Jadi gini. Tadi baru aja selesai try out, gue mau minta dijemput ke orang rumah. Tapi alangkah melasnya karena temen-temen gue ga ada yang bermodal bawa HP satupun. Eh ada sih itu si Anita Ozawa, tapi kasian udah dipinjem duluan ama Amorrimiyabi dan Maria Syarafina. Pulsanya lagi culsen katanya. Yaudah gue pun memutuskan buat nelpon di TU (gedung baru) sekolah gue. Sebelum nelpon gue izin dulu kan tuh ke mas-mas TU-nya (baru loh mirip-mirip Sir Parna gitu). Dia ngebolehin. So dengan riang gue pun mengangkat gagang telpon. Gue mencet nomer telpon rumah gue berkali-kali tapi selalu udah bunyi tut-tut-tut duluan sebelum digit terakhirnya gue pencet. Pas gue nanya ke si mas TU-nya, dia nyengir sambil bilang kalo mau nelpon keluar harus pake angka 9 dulu depannya. O iya yaa jadi inget dulu pas gue nginep di Hotel Grand Hyatt juga kayak gitu.
Setelah telpon diangkat oleh orang dari ujung sebrang sana, gue spontan shock. Abisnya di rumah gue perasaan kagak ada dah orang yang suaranya kayak tante-tante begitu. Adanya paling adek gue yang suaranya masih diimut-imutin ato nyokap gue yang suaranya emang kayak emak-emak pada umumnya. Kebetulan di sebelah kanan gue ada Rana yang ngantre butuh jasa pertelponan TU juga. Gue langsung nutup gagang telponnya, terus ngomong ke Rana.
G : Gue; R : Rana

G : Ran masa tadi suara orang yang ngangkat telponnya asing banget di kuping gue
R : Hah? Lagi congekan kali kuping lu
G : Ahelaaaah serius! Gapake udah bubar
R : Oh ada mbak baru paling Kir di rumah lo
G : Eh iya juga ya? Gue coba lagi ah (tampang-tampang fight without surrender)

Setelah itu gue pun sekali lagi ngangkat gagang telpon. Wuw emezziiiing! Suara si tante-tante tadi itu masih ada! Dia masih mengharapkan suara gue untuk melanjutkan kembali pembicaraan di telpon itu ternyata. Yaudah terus gue asal nyerocos aja.
G : Gue ; SPST : Sang Pemilik Suara Tante-tante

G : Haloh?
SPST : Iyaa ini siapa yah?
G : Ehhhh ini Kirana. Ibu Agi-nya ada nggak ya? (itu nama nyokap gue gausah pake ngatain nyet. Takutnya kalo gue bilang "Mama" ntar orangnya kagak ngerti lagi)
SPST : Oh ada-ada bentar yah (tukutukutuk dia pun manggilin orang yang gue pikir adalah nyokap gue)

Seperempat detik berlalu. Delapan perduabelas detik berlalu. Dua puluh enam per dua puluh tujuh detik berlalu.
Oke, cukup berhitungnya. Pokoknya sekitar detik ketiga puluh kali ya (berdasarkan ilmu kira-kira) si SPST kembali lagi dan ia berbicara lagi dengan gue melalui telpon

SPST : Wah, ibunya lagi di kamar mandi tuh
G : (Berpikir nyokap gue paling sedang asik "nyetor" di kamar mandi seperti biasa)
SPST : Ada perlu apa emang ya?
G : Mmmmm, aku mau pulang nih Mbak. Kira-kira naik apa ya? Ojek ato dijemput? Ini Kirana, anaknya Ibu Agi, Mbak. Hehe
SPST : Hah? Nyari Ibu HAJI siapa ya?
G : Lah? Ini rumahnya Ibu AGI kan? Ini anaknya, Mbak :)
SPST : Oh maaf salah sambung

.......................................................................................................................................................................


Haaah mampuak lah beta! Terus gue nyoba nelpon lagi kan ke rumah dengan angka 9 di depannya dan diikuti oleh nomer telepon rumah gue. Tokcer bow! Haha suara nyokap gue (yang asli) yang terdengar saaaaaaaaangat familiar dan akrab di kuping gue pun menyahut.
G : Gue ; N : Nyokap

G : Ma, Kirana dijemput yaa!
N : Ocey Mbak Iroh ke sana ya di tempat biasaaa

Anjir. Hanya untuk memperoleh kata-kata sesimpel itu butuh perjuangan bermenit-menit di dalam ruangan TU!!!
Sesudahnya, gue pun nyusul Amor Distria Nita yang lagi pada duduk di sofa di lobby (gedung baru) sekolah gue. Gue ceritain kan tuh kesialan gue pas nelpon di TU. Setelah mereka puas ngakak akan ketololan gue yang tidak disengaja itu, tiba-tiba Nita memberitahukan sesuatu yang bikin gue naik pitam komplikasi dengan darah tinggi dan idung kembang kempis.

Anita Ozawa : Errrrrr, Kir? Tadi sebelom try out lo yang minjem hp gue buat SMS emak lo kan yaa? Ehehe emak lo sebenernya udah bales SMS lo dari tadii. Katanya lo disuruh pulang naik ojek aja biar ga ribet, Kir. Hehe. Ehehe. WUEHEHEHEHE :D

Aih senangnyaaaaaaaaaaaaaaa jadi gue yang punya sahabat yang superduperzuper puinterrrrrr kayak lau, Nit. Emmuach! ♥






Tapi menurut lo yang harus malu itu siapa sih? Gue, selaku yang menelepon? Atau SPST yang udah pake manggil-manggil si Ibu Haji segala? Atau harusnya Rana, yang udah bikin malu gue di depan orang TU? Ataukah Nita, yang dengan polosnya berkata bahwa ternyata gue udah disuruh pulang naik ojek sebelumnya??

Wednesday, October 21, 2009

Hei Kau yang Dulu Pernah Menjadi Obsesiku, Ke Manakah Engkau Kini Menguap?

Setelah tadi sedikit bersenang hati karena kedatangan Aristo ke Kemang Pratama buat ketemu gue, malem ini gue rasa adalah waktu yang tepat untuk merenung. Kita harus membagi waktu dengan adil bukan? Ada waktunya diapelin, ada waktunya merenung. Tergantung apa aja yang harus lo bagi dalam suatu waktu itu.
Ah terlalu banyak bacot. Gue ga mau jempol gue nanti jadi pada kapalan semua padahal gue masih belom ngetik renungan yang seharusnya mau gue ketik.

Menulis. Oh ya, gue rasa ini adalah salah satu hal yang (seharusnya) menjadi passion gue. Ini adalah satu-satunya bakat gue yang nggak terpendam. Atau mungkin emang ini my one and my only talent? Uhm I dunno.
DULU, gue bisa dibilang gila menulis.
DULU, gue udah kayak profesor (ehm. siapa yaaa yg pingin jadi profesor? Wuakakaka canda ya to) sinting, yang akan menjadi buas kalau sampai diganggu pas lagi asik-asiknya ngutak-ngutik mikroskopnya.
DULU, pulpen sama notes kecil ga akan bisa keluar dari tas gue. Bahkan sempet beberapa kali pulpen di dalem kantong celana gue nyaris kecuci sama mbak di rumah.
DULU, temen-temen gue sampe pada ngantri cuma buat baca hasil karya corat-coret tangan gue.
DULU, guru Bahasa Indonesia SD gue hampir selalu nunjuk gue buat segala urusan yang ada hubungannya dengan tulis menulis. (tanpa bermaksud membanggakan diri)
DULU, mau cerpen, novel, cerbung, puisi, bahkan pantun sekalipun, semua gue jabanin.
DULU, hal yang sepele kayak nama temen gue ada yang salah disebut ama guru aja sampe gue catet di buku harian gue.
DULU, dalem setaun gue bisa ngabisin 3 buku harian dan semuanya terisi penuh ama curhatan gue.

SEKARANG? Haha sangat sungkan untuk menjawabnya. Jangankan untuk mencurahkan ide di atas secarik kertas, mendapatkan ide buat dicurahkan aja sama sekali udah nggak pernah terbesit di benak gue!

Apa ya yang ngebuat hal yang seharusnya menjadi passion gue ini jadi memudar? Hm, kalau dibiarin terus lama-lama hobi yang satu ini bakal hilang selamanya tanpa jejak setetespun dari otak gue.
Nah, tetapi pertengkaran gue ama nyokap 3 hari yang lalu bikin pikiran gue jadi lebih terbuka. Sebenernya bukan cuma 3 hari yang lalu sih, emang udah sering sih berantemnya. Tapi yang 3 hari lalu itu jauh lebih nyadarin gue, ngebuka mata hati gue.
Kenapa gue menyia-nyiakan apa yang gue punya? Kenapa gue tiba-tiba mengacuhkan gift dari Allah? Apa yang buat gue berubah? Ke mana semua impian gue dulu buat jadi penulis? Ke mana menguapnya hasrat gue buat senantiasa berkawan dengan pena dan kertas? Ada yang sudi menjawab? HAHA.
Dan akhirnya semalem gue melakukan Googling dengan keyword 'lomba mengarang remaja 2009'. Lalu hasil search yang paling atas adalah sebuah blog dengan address http://www.ajangkompetisi.com . Wuw dan setelah gue buka, isinya lengkap dengan informasi tentang lomba-lomba terbaru! Mata gue pun dengan teliti jelalatan untuk memilah mana lomba yang kira-kira bisa gue ikutin. Pas nyampe di artikel keempat dari atas, ada artikel tentang lomba mengarang cerpen yang diadain sama Majalah Kawanku. Jelaslah gue interest banget. Gue baca kan tuh syarat-syaratnya. Gampang kok, segampang A B C D. Tema bebas. Boleh kirim via e-mail. Umur gue juga pas. Deadline-nya masih sampai hari akhir di tahun 2009 ini. Hadiahnya lumayan.
Lantas?
Oke, di situ tertulis "Bagi para peserta harap mengisi data diri pada form di bawah ini dan dikirimkan ke alamat atau e-mail Majalah Kawanku." Padahal di bawah artikel itu sama sekali nggak tercium apapun yang berbau form. Gue akhirnya ngisi chat box-nya dan nanya di mana gue bisa dapetin form itu tapi sampe sekarang si mas admin-nya masih belom ngebales. Ow SHIT. Betapa banyak kepahitan menyesakkan dalam hidupku ini.
Jadi gue minta solusi ke nyokap kan. Tak tergambarkan begitu inginnya gue ikut lomba itu. Tapi apa gunanya udah nulis cakep-cakep terus ditolak gara-gara gue ga ngisi form-nya? Padahal emang website-nya aja yang mungkin pas copas tuh data pikirannya lagi menggerayang, jadi form data dirinya lupa dia copas juga. Ck hadeh hadeh. Terus nyokap gue bilang, udah yang penting gue bikin cerpennya dulu. Soal form sialan itu mah urusan belakangan. Kalo ternyata karya gue jelek dan ditolak sih wajar. Tapi kalo ditolak gara-gara ga ada form padahal hasil tulisan gue punya peluang buat menang, berarti emang bukan rejeki gue. Wakaka agree nyok (Y)

So fine, I have to finish the short story that I started yesterday. Gue ga boleh berhenti di tengah jalan, ato stuck in the middle (lagi). Gue harus konsisten dan fokus sama apa yang gue pinginin. And pleeeeeeeasseeee Path Stepers, wish me luck ya! Bukan cuma wish me buat jadi winner aja. Kalo gue ternyata menang, whoa itu mah bonus. Tapi yang penting doain gue moga-moga cerpennya bisa gue selesain sebaik mungkin. Jangan sampe niat gue kandas tiba-tiba. Amin ya Rabbal 'alamin ya Allah!
HAPPY HALF-YEAR ANNIVERSARY
for KiranAristo KhansAhmad HaryadIsnawan















Thank you for being my guardian during this 6 months. You bright my life, you paint my heart, you make everything seems so close to be perfect. I'm always having great moments whenever we are together, you know. I admire you a lot.
I know we were not released from problems, anger, or heartache, but I hope we will be more mature and do more understand each other.
I am really really sorry if I cannot be a perfect girlfriend as perfect as you want, but I'm gonna always try to. Sorry if I've hurt and made you disappointed many times, but you always try to make me happy instead. You desserve to get the best and I'll do my best only for you. Also huge sorry because it was so difficult for you to contact me almost all the time. Sorry sorry sorry.
I believe we still have a long long road ahead to go, Ito. Do not ever leave or betray me yaaa. You mean so much for me. So glad I found you, I love being around you. I wish our love for each other won't decrease whatever happens until the end of time.

WITH GREAT AND UNBREAKABLE LOVE,
Kirana Khansa Haryadi


I LOVE YOU, EVEN BIGGER THAN YOU KNOW.

Sunday, October 18, 2009

TREASURES

Setelah sekian lama berkutat dan bergulat dengan soal-soal UTS, kemaren kan akhirnya gue berkesempatan ngubek-ngubek film-film yang gue punya (dan yg gue pinjem) yaa. Hhhh padahal hari senin masih ada sih Geografi ama Agama yg nyangkut ditaronya di akhir, tumben-tumbenan. Eh tapi sebelom mengungkap treasures-nya gue mau pamer nilai UTS gue dulu ah yg hasilnya udah keluar :

Math 82,5 -> cuman 20% di angkatan gue yang lulus bow puarah tenan
History 96
Arabian 95
Sport 86
Indonesian 90 -> untung gurunya Pak Rifa'i, kalo ama Bu Cici nilai segini kagak lulus nih
Civilization 90
Physics 76
Art 85
Biology 84
English 82 93 -> sumpah gue ga puas banget ama nilai ni atu rasanya ngegantung gimanaaaa gitu ck
TIC 78 -> jiranjiranjirrr satu-satunya nilai gue yang remed!!!!!!! coba gue bener 1 soal lagiiiiiiii aja kan jadi kaga harus bersusah fayah ikut remed hhhh tulul emang
Economy 90


Yah not too bad lah ya walopun Fisika-nya waktu itu gue udah pede banget bakal dapet 98 lah minimal (hah imagination) dan totally shocked pas taunya cuma dapet nilai 1 poin di atas KKM -_________________________________________-''' oke cukup mulut gue ga sepanjang itu.

And now I wanna talk about the treasures that I found! wuw dijamin bisa bikin mata seger dan jadi penyemangat harimu! Sebagian ada yg gue temuin kemaren tapi ada juga yg udah lama nempel di ati gue sih wuikikikiw

The first one is ALEX PETTYFER

itu loooohh yg main di Wild Child. Tatapan matanya seksi yah, coba sekarang dia lagi natap gue sambil terpesona gitu...............


terus STERLING KNIGHT

ada yang tau dia main di film apaaaaaa? hihi dia yg jadi anaknya Mike di film 17 Again. Kalo gue mah daripada ngeliatin Jekepron yg mukanya ngebosenin, mending anaknya aja deh. Tapi emang oke punya kan ya?



ADAM GREGORY

Komplikasi Tom Welling ama Freddie Highmore gini ya? HAHA MAKANYA CAKEUBHHHH


JEREMY SUMPTER





wkwk gue berusaha nyari film Peter Pan di antara ribuan film nyokap gue cuma demi bisa ngeliat mukanya si ganteng satu ini! Abis siangnya Distria ama Amor ngomongin film Peter Pan sih gue kan jadi kangen


the next is MATT LANTER

Tampan? Jelas laaaaah. Tapi sayangnya dia main di Disaster Movie sih jadi geuleuh gua. Haha tapi bodo ah yg penting enak diliat (Y)


and then......... ANDREW SEELEY

Yang pake jas lho yee bukan yang coklat


abis itu DAVID GALLAGHER

Dia yg main jadi David di Little Secrets barengan ama Evan Rachel Wood. Sutradaranya kaga kreatif bet ye nama tokohnya dinamain sama ama nama asli aktornya wakaka. Tapi sekarang gedenya mukanya jadi agak aneh dikit ah kebetulan aja ini gue dapet yg paling mantep


kemudian JOSH DUHAMEL





Kalo yang ini sih pasti gue punya banyak saingan yeeee haha siapa zyyyh yg gatau dia? Itu loh si Captain Lennox. Asik banget ya pasti jadi Fergie punya suami yg mukanya kayak gini. Ah tapi calon suami gue juga ga kalah ganteng kok!!! :'P


the last treasure is MICHAEL CERA

Ya amfyoeeeeen cute banget deh ya ih jadi gemeuzhhhhhhhh


Nah selera gue okz bangget kan? Ahuahauah apalagi selera gue buat sehari-hari. Itu tuhhh si Ayikto yang manis nan ganteng nan imut nan seksi nan perkasa pula ♥
Hhhhh jadi kangen.

Okeeeeeyh deh, didawh PathStepers! Mau belajar Geo dulu nih ck tapi udah ga niat bet deh sumfeeeeeeeeeh