Saturday, October 24, 2009

Yang Lebih Baik? Yang Lebih Brengsek Banyak

Apa yang kurang dari dia?
Pernah saya menemukan yang lebih baik daripada dia?

Pernah keluar kata-kata yang tidak sepatutnya dari mulut dia, baik untuk kawannya ataupun untuk saya sendiri seperti remaja laki-laki lain pada umumnya?
Tidak.

Pernah dia menuntut saya dengan segala kemauan dia yang buat saya tersiksa?
Tidak.

Pernah dia membiarkan saya merasa jatuh terpuruk dan ditinggalkan?
Tidak.

Pernah dia memaksakan egonya terhadap saya demi keinginannya semata?
Tidak.

Pernah dia berkata kalau dia jenuh dengan saya karena jarang ada kesempatan untuk saling komunikasi satu sama lain?
Tidak.

Pernah dia mengekang saya dari teman-teman lawan jenis saya yang lainnya?
Tidak.

Pernah dia bersikap tak acuh saat saya sedang  menangis dan merasa seperti orang yang paling menderita di dunia ini?
Tidak.

Pernah dia berhenti bersabar ketika saya menjadikan dia sebagai tempat pelampiasan kemarahan saya yang sesungguhnya sama sekali bukan diakibatkan oleh dia?
Tidak.


Pernah dia balas menyakiti saya setiap kali saya sedang buat dia sakit?
Tidak.

Pernah dia bilang kalau dia berhenti menyayangi saya?
Tidak.

Apakah dia menghibur dan memberi solusi untuk saya setiap kali saya dilanda masalah?
Ya.

Apakah dia bersikap maklum setiap HP saya disita yang sebenarnya bukan merupakan kemauan saya?
Ya.

Apakah dia sering mengalah demi meladeni keegoisan saya?
Ya.

Apakah dia selalu berusaha menyenangkan saya dan menjaga perasaan saya agar tidak kecewa akan dirinya?
Ya, selalu.

Apa dia benar-benar tulus mencintai saya?
Saya harap ya.

Kalau begitu seharusnya saya bersyukur karena saya punya dia. Karena dia selalu ada di sisi saya. Karena dia selalu berusaha untuk ada buat saya, walaupun ada jarak di antara kita yang sebetulnya tidak terlampau jauh, namun sungguh sukar bagi kita untuk saling mengontak satu sama lain.
Tapi sayangnya............ saya tidaklah pantas untuk dia. Saya hina jika dibandingkan dengan dia. Dia pantas mendapatkan yang jauh lebih baik daripada saya, yang jauh lebih memiliki hati daripada saya.

No comments: