Thursday, November 5, 2009

Now Playing : Sahabat Jadi Cinta - Zigaz

Kuhantarkan bak di pelataran
Hati yang temaran
Matamu juga mata mataku
Ada hasrat yang mungkin terlarang

Satu kata yang sulit terucap
Hingga batinku tersiksa
Tuhan tolong aku jelaskanlah
Perasaanku berubah jadi cinta

Tak bisa hatiku merafikan cinta
Karena cinta tersirat bukan tersurat
Meski bibirku terus berkata tidak
Mataku terus pancarkan sinarnya

Kudapati diri makin tersesat
Saat kita bersama
Desah nafas yang tak bisa truskan
persahabatan berubah jadi cinta

Satu kata yang sulit terucap
Hingga batinku tersiksa
Tuhan tolong aku jelaskanlah
Perasaanku berubah jadi cinta

 Tak bisa hatiku merafikan cinta
Karena cinta tersirat bukan tersurat
Meski bibirku terus berkata tidak
Mataku terus pancarkan sinarnya

Apa yang kita kini tengah rasakan
Mengapakah kita coba persatukan
Mungkin cobaan untuk persahabatan
Atau mungkin sebuah takdir Tuhan

Tak bisa hatiku merafikan cinta
Karena cinta tersirat bukan tersurat
Meski bibirku terus berkata tidak
Mataku terus pancarkan sinarnya

Apa yang kita kini tengah rasakan
Mengapakah kita coba persatukan
Mungkin cobaan untuk persahabatan
Atau mungkin sebuah takdir Tuhan



Semua bilang ini lagu love-life gue banget. Gue sama sekali nggak pernah nyangka kalo 'dia'-lah orangnya. Kenal dia aja nggak, padahal kita sekelas di LIA. Saling tatap-tatapan mata pun juga nggak pernah. Kalo seandainya kita ketemuan di mall, mungkin kita nggak bakal saling nyadar. Gue malah kenal sama mantannya lebih dulu daripada kenal dianya sendiri, padahal gue belum pernah ketemu sama mantannya itu. Dan pas gue mulai suka sama dia, yang pertama kali gue rasain itu adalah takut. Gue mau dia tetep jadi sahabat gue, jadi motivator gue, jadi penghibur gue, dan gue takut rasa suka gue ke dia nggak terbalaskan terus persahabatan kita malah jadi ancur.
Setelah dia mulai nunjukkin kalo ternyata dia ngerasain sama kayak apa yang gue rasain, gue tetep masih ngerasa belum lega. Banyak temen gue yang berpendapat kalo yang namanya sahabat terus jadi pacar pasti hubungannya bakal nggak lancar. Ada juga yang bilang sahabat itu nggak bakal bisa cocok buat dijadiin pacar. Bahkan ada juga yang ngenasehatin gue supaya gue bisa menjaga rasa sayang gue ke dia cukup sampai sebatas sahabat aja, jangan lebih.
But don't you see what happens now to me and him, guys? Bahkan relationship gue sama dia is so much better daripada temen-temen gue lainnya yang hubungannya diawali dari pertemanan biasa. Persahabatan kita dulu malah bikin kita udah paham banget satu sama lain. Kadang apa yang ada di pikiran gue juga sama kayak apa yang lagi dia pikirin. Jadi setelah jadian kita bener-bener udah saling ngerti karakter dan kemauan masing-masing. Gue rasa ini semua adalah percobaan buat persahabatan kita yang berhasil kita laluin sampai sejauh ini, dan hubungan kita yang diawalin dengan persahabatan dan mudah-mudahan nggak akan pernah berakhir ini juga mungkin adalah takdir Tuhan.
Aku sayang kamu, Aristo Ahmad Isnawan.

No comments: